Para penggemar Tonda Ros Blue Prince yang mendambakan kelanjutan petualangan teka-teki, harus menelan kekecewaan. Kreator game tersebut, Tonda Ros, secara tegas menyatakan bahwa ia tidak akan pernah membuat sekuel Blue Prince.
Keputusan ini terungkap dalam wawancara eksklusif, menegaskan bahwa tidak akan ada Blue Prince 2 dalam waktu dekat, atau mungkin tidak akan pernah ada. Ros mengungkapkan bahwa ia lebih menyukai proyek yang berdiri sendiri dan berencana untuk mengerjakan game baru Tonda Ros yang benar-benar berbeda. Informasi ini disampaikan oleh IGN, yang dapat dibaca selengkapnya melalui sumber IGN.com.
Alasan Tonda Ros Tak Buat Sekuel Blue Prince
Tonda Ros menjelaskan filosofi di balik keputusannya untuk tidak menciptakan sekuel Blue Prince. Ia menyatakan bahwa dirinya sangat menyukai proses menciptakan sesuatu yang mandiri, lalu beralih ke proyek yang sepenuhnya berbeda.
Hal ini juga kemungkinan besar berarti bahwa game baru Tonda Ros berikutnya tidak akan berada dalam genre yang sama persis dengan Blue Prince. Ros berencana untuk mencampur aduk genre dan mengeksplorasi minatnya yang lain.
Meskipun demikian, ia berharap beberapa elemen teknis yang sukses di Blue Prince akan secara tidak sengaja terbawa ke dalam karyanya berikutnya. Namun, Ros ragu untuk membuat game 3D lainnya.
Ia mengungkapkan bahwa pengembangan game 3D pertamanya, Blue Prince, sangat sulit. Ros bahkan berharap ia mengerjakan game 2D, yang menurutnya bisa selesai dalam lima tahun dibandingkan delapan tahun yang dibutuhkan Blue Prince.
Rencana Game Baru Tonda Ros: Genre Berbeda, Pengembangan Panjang
Kabar ini mungkin mengecewakan bagi para penggemar yang masih bertanya-tanya tentang misteri tak terpecahkan dalam Tonda Ros Blue Prince dan berharap ada jawaban dalam sekuel.
Ros juga mengindikasikan bahwa ia tidak akan melakukan pembaruan konten besar lagi untuk Blue Prince setelah “pembaruan terakhir” yang akan datang. Ia sangat menyukai game yang “lengkap” dan “pasti selesai,” serta tidak ingin terus-menerus memperbarui game tersebut.
Apa pun yang Ros kerjakan selanjutnya, kemungkinan besar akan memakan waktu yang cukup lama sebelum terlihat hasilnya. Ia masih diperkirakan akan mengerjakan hal-hal kecil untuk Blue Prince selama setahun ke depan, termasuk menyelesaikan pembaruan terakhir dan perbaikan bug.
Mengingat Blue Prince membutuhkan waktu sekitar delapan tahun untuk dibuat, game baru Tonda Ros akan memerlukan lebih banyak waktu lagi. Hal ini menunjukkan bahwa kesabaran para penggemar akan kembali diuji, seperti halnya ketika mereka menyelesaikan Blue Prince yang memang menantang.
Penggemar game puzzle yang menyukai pengalaman unik seperti Blue Prince mungkin juga akan tertarik dengan Banjo-Kazooie Nuts and Bolts: Xbox Rilis Game Terbaik, Kisah 17 Tahun Lalu, yang juga menawarkan nuansa unik dalam genre-nya.
Dampak Bagi Penggemar dan Ulasan Blue Prince
Keputusan Tonda Ros untuk tidak membuat sekuel Blue Prince memiliki dampak signifikan bagi komunitas penggemar. Banyak yang mungkin berharap misteri-misteri yang ada dalam game akan terungkap melalui konten tambahan atau kelanjutan cerita.
Namun, penekanan Ros pada “game yang lengkap” berarti setiap jawaban yang dicari harus ditemukan dalam pengalaman Blue Prince yang sudah ada. Ini memperkuat status Blue Prince sebagai karya seni tunggal, seperti yang diinginkan kreatornya.
IGN memberikan nilai 9/10 untuk Blue Prince dalam ulasannya. Sang pengulas menulis, “Jika The Witness, Portal, dan Myst sudah terpahat di Gunung Rushmore game puzzle first-person, saya tidak akan terkejut melihat Blue Prince terpahat di sampingnya segera.”
Ini menunjukkan kualitas dan dampak Tonda Ros Blue Prince yang diakui secara luas, meskipun tidak akan ada kelanjutan langsung dari ceritanya. Penggemar dapat menikmati game tersebut sebagai pengalaman yang utuh dan selesai.
Video Terkait: Ulasan Blue Prince
Blue Prince Video Review





