Aktor nominator Oscar, Paul Giamatti, bukan sekadar nama besar sebagai villain terbaru dalam serial Star Trek: Starfleet Academy. Ia adalah penggemar sejati Paul Giamatti Star Trek, sebuah fakta yang ia buktikan dalam sebuah wawancara di acara CCXP di São Paulo, Brasil. Giamatti akan memerankan karakter Nus Braka, seorang antagonis yang unik dalam Starfleet Academy Nus Braka, dan kehadirannya di serial ke-12 Trek ini telah memicu antusiasme penggemar. Wawancara ini semakin memperkuat Paul Giamatti fandom terhadap waralaba legendaris ini. Informasi ini dikutip dari sumber asli IGN.

Cuplikan Perdana Starfleet Academy dan Karakter Nus Braka
Di panggung Thunder Stage CCXP, yang setara dengan Hall H di SDCC, Paul Giamatti Star Trek membocorkan cuplikan dari serial terbarunya, Starfleet Academy. Dalam klip tersebut, kapal angkasa terbaru, USS Athena, diserang hebat oleh kekuatan tak dikenal yang tampaknya menyelimuti kapal dengan selubung kosmik. Captain Nahla Ake, yang diperankan oleh Holly Hunter, terlihat memberikan perintah dari jembatan kapal.
Para mahasiswa Academy terlihat berlarian di dek bawah. Robert Picardo juga muncul kembali sebagai The Doctor, masih beraksi sekitar 800 tahun setelah masa tugasnya di USS Voyager. Ia berusaha mengendalikan para siswa dengan kata-kata, “Jangan panik! Bernapaslah! Bernapas adalah temanmu!” sambil secara tajam menasihati kapten untuk menghindari serangan langsung lebih lanjut pada kapal. Kemunculan Nus Braka, villain yang diperankan Giamatti, menambah ketegangan saat kapalnya muncul di luar Athena.
Nus Braka muncul dari berbagai potongan yang menyatu di luar angkasa. Ia menyapa Captain Ake dengan mengatakan, “Kau terlihat secerah biasanya,” sebelum menambahkan, “pembalasan itu kejam.” Klip ini menampilkan awal yang dramatis untuk Starfleet Academy Nus Braka, memperkenalkan antagonis baru yang kuat dengan sentuhan humor gelap.
Paul Giamatti: Fandom Star Trek Sejati
Paul Giamatti tidak sungkan mengungkapkan kecintaannya pada Star Trek. Ia menyatakan bahwa serial favoritnya adalah Deep Space Nine. Selain itu, ia juga menyukai The Original Series, Next Generation, Voyager, dan Strange New Worlds. Namun, Deep Space Nine tetap menjadi yang paling favorit di hati Giamatti, menunjukkan kedalaman Paul Giamatti fandom.
Kecintaan Giamatti pada Deep Space Nine juga berarti Captain Sisko adalah kapten favoritnya dan The Defiant adalah kapal favoritnya. Ia juga mengagumi penampilan Colm Meaney di serial tersebut, khususnya karena Meaney mampu menyampaikan “technobabble” dengan sangat baik, seolah-olah ia benar-benar memahami apa yang diucapkannya. Ini adalah salah satu detail yang disorot oleh Paul Giamatti Star Trek.
Ketika ditanya tentang episode favorit, Giamatti menyebutkan beberapa pilihan klasik. Ia menyukai episode “The Visitor” yang menampilkan Jake menjadi tua. Banyak adegan yang melibatkan Odo juga sangat ia sukai, serta episode di mana Jadzia hampir tewas di sebuah planet dan Worf kembali untuk menyelamatkannya. Giamatti menegaskan bahwa ia sangat menyukai “semua hal yang berhubungan dengan Changeling,” membuktikan bahwa Paul Giamatti fandom sangat mendalam.
Mengenal Nus Braka: Villain Campuran Klingon-Tellarite di Starfleet Academy
Peran Nus Braka sebagai villain di Starfleet Academy memiliki latar belakang pengembangan yang menarik. Paul Giamatti sendiri terlibat dalam proses penciptaan karakter unik ini. Ia mengungkapkan keinginannya untuk memerankan seorang Klingon. Tim produksi kemudian menawarkan ide karakter yang merupakan campuran dua ras alien ikonik Star Trek.
Karakter Nus Braka merupakan perpaduan antara Klingon dan Tellarite. Giamatti menyebut Tellarite sebagai “pria babi” dari The Original Series. Kombinasi dua jenis alien yang agresif ini akan menjadikan Nus Braka sebagai sosok yang sangat agresif. Gagasan ini sebagian berasal dari keinginan Giamatti untuk menjadi Klingon, lalu diperkaya dengan elemen Tellarite yang menurutnya sangat lucu. Paul Giamatti juga membiarkan dirinya tampil lebih berbulu untuk perannya ini.
Giamatti memiliki imajinasi unik mengenai bagaimana perpaduan ras Klingon dan Tellarite bisa menghasilkan karakter seperti Starfleet Academy Nus Braka. “Bisakah Anda membayangkan dua ras itu kawin dan menciptakan pria ini? Ya Tuhan,” katanya. Ia juga bertanya-tanya siapa yang menjadi ibu dan siapa yang menjadi ayah, bahkan menyukai gagasan bahwa seorang Klingon tertarik pada “wanita babi.”
Meskipun ada unsur jenaka pada karakter ini, Nus Braka bukanlah lelucon. Ia bisa membuat Anda hancur semudah ia melontarkan lelucon. Giamatti menjelaskan bahwa tim produksi menginginkan karakter yang humoris. Nus Braka menganggap dirinya lucu, seorang komedian yang flamboyan dan suka pamer, tetapi di baliknya, ia sangat berbahaya. Kombinasi ini menarik karena merupakan sisi menyeramkan dari seorang psikopat yang berkata, “Aku hanya bercanda,” namun sebenarnya memiliki niat untuk menghancurkan segalanya. Karakter ini akan menjadi ancaman signifikan dalam Star Trek: Starfleet Academy.
Jadwal Tayang Star Trek: Starfleet Academy
Serial Star Trek: Starfleet Academy akan tayang perdana secara global dengan dua episode pada hari Kamis, 15 Januari 2026, di Paramount+. Untuk wilayah Jepang, serial ini akan mulai tayang pada Selasa, 23 Januari 2026. Starfleet Academy merupakan serial dengan 10 episode, yang akan dirilis setiap minggu setelah penayangan perdana.
Video Terkait
Beyond and Back – Star Trek: Deep Space Nine Roundtable
How Star Trek: Starfleet Academy Got A 400 Year Old Captain | SDCC 2025



